Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga


CISOKA, TANGERANG – Destinasi wisata Telaga Biru atau Danau Cigaru yang sempat menjadi primadona wisatawan lintas provinsi kini tengah berjuang bangkit dari keterpurukan. Sempat sepi pasca-insiden tenggelamnya pengunjung beberapa waktu lalu, kawasan wisata ikonik di Cisoka ini kini mulai ditata ulang oleh putra daerah.


Sopian Hadi, pemilik PT Ratu Balok Sejahtera sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Cisoka, mengambil inisiatif besar untuk menyelamatkan aset wisata tersebut. Di bawah kepercayaan Kepala Desa dan pemilik lahan, Sopian berupaya menghidupkan kembali marwah Cisoka melalui pengembangan usaha mikro berupa Kafe dan Karoke Keluarga.


Menepis isu miring yang beredar, Sopian menegaskan bahwa seluruh operasional usaha di bawah bendera PT Ratu Balok Sejahtera telah menempuh jalur legalitas yang resmi dan sesuai aturan hukum Indonesia.


Hingga saat ini, pihak pengelola telah mengantongi berbagai dokumen penting, di antaranya:

 * NIB (Nomor Induk Berusaha): 2010250088262 dengan kode KBLI 56303 (Rumah Minum/Kafe) dan 93292 (Karoke).

 * Akta Notaris: AHU-0070926.AH.01.01.Tahun 2025.

 * Dokumen Pendukung: Izin lingkungan (tanda tangan warga, RT/RW), Surat Keterangan Desa, NPWP, Pernyataan Tata Ruang Kab. Tangerang, serta surat pernyataan mandiri K3L.


"Masalah perizinan, kami sudah tempuh dari level bawah hingga atas. Semua ada buktinya secara data, mulai dari tanda tangan warga lingkungan hingga surat dari desa," ujar Sopian Hadi saat diwawancarai awak media.


Sopian juga memberikan klarifikasi tegas terkait isu adanya minuman keras (miras) dan pemandu lagu (LC) di lokasinya. Ia menjamin bahwa konsep yang diusung adalah tempat bersantai keluarga dan komunitas.


Di pintu masuk, pihak pengelola bahkan telah memasang banner besar bertuliskan: "Pengunjung Dilarang Membawa Minuman Beralkohol".


"Isu soal miras dan LC itu tidak benar. Saya selaku pengelola dan pemilik tidak menyediakan hal tersebut. Kami justru memberikan imbauan tegas kepada pengunjung untuk tidak membawa alkohol demi kenyamanan bersama," tegas Sopian.


Alih-alih menyajikan hiburan malam yang negatif, Kafe Ratu justru menjadi tempat berkumpulnya ibu-ibu arisan, kader desa, hingga keluarga yang ingin menikmati suasana danau sembari bernyanyi bersama. Menu yang ditawarkan pun sangat merakyat, mulai dari nasi goreng, ayam geprek, hingga seblak.


"Harapan saya, dengan dibukanya kafe dan karoke keluarga ini, nama Danau Cigaru bisa kembali harum dan ekonomi masyarakat sekitar kembali bergerak. Kami ingin membangun Cisoka melalui pariwisata yang sehat," pungkasnya.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga
  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga
  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga
  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga
  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga
  • Hampir Punah, Destinasi Wisata Danau Cigaru Kembali Berdenyut Lewat Kafe dan Karoke Keluarga

Posting Komentar

Ad